Prinsip Akuntansi

By: Shinta Doriza, S.Sos, M.S.E, M.Pd (Dosen IKK-FT-UNJ)

Pertemuan: 25 Feb 08 (Dari Berbagai Sumber) 

 

 

Prinsip Akuntansi

  • Adalah kaedah keputusan umum yang mengatur atau mendasari perkembangan teknis akuntansi
  • Antara lain: Prinsip biaya, Prinsip pengakuan pendapatan, Prinsip penandingan biaya pendapatan, dan Prinsip pengakuan penuh

 

 

Prinsip Biaya 

  • Menekankan harta dicatat pada biaya perolehannya
  • Sifatnya:
    • Relevan; merepresentasikan harga yang dibayar, harta yang dikorbankan, atau komitmen yang dibuat pada tanggal perolehan
    • Dapat Diandalkan; karena mampu diukur dengan objektif, faktual, dan dapat diverifikasi ulang ke dok pendukung saat tanggal perolehannya
  • Kelemahannya; dianggap tidak relevan dengan harga pasar ataupun harga saat ini mengingat inflasi

 

 

Prinsip Pengakuan Pendapatan

 

  • Menekankan pendapatan harus diakui saat periode itu terjadi.
  • Hal yang harus diperhatikan:
    • Sifat dan Komponen Pendapatan
    • Pengukuran pendapatan
    • Waktu Pengakuan pendapatan

 

 

Prinsip Pengakuan Pendapatan

  • Sifat dan Komponen Pendapatan
    • Mengungkapkan penafsiran pendapatan dalam 3 cara:
      • sebagai arus kas masuk aktiva bersih yang dihasilkan dari penjualan barang/jasa
      • sebagai arus keluar barang/jasa kepada pelanggan
      • sebagai penciptaan barang dan jasa oleh perusahaan selama periode tertentu yang ditetapkan
    • Komponen pendapatan, yaitu:
      • Bersifat luas
        • Menganggap pendapatan termasuk semua hasil dari usaha bisnis serta kegiatan investasi
      • Sempit
        • hanya sebagai hasil dari revenue producing activities, tidak memasukkan dalam revenue dari investment income serta gains atau losses.

 

 

Prinsip penandingan pendapatan dan biaya

Beban = Biaya 

 

  • Beban adalah bagian dari biaya karena biaya dibagi menjadi 2, yaitu:
    • Biaya belum kadaluarsa (unexpired cost)
    • Biaya kadaluarsa (expired cost)
  • Kadaluarsa
    • Adalah memiliki manfaat ekonomis bagi perusahaan untuk menghasilkan kas masuk di masa depan. 
    • Saat manfaat ekonomis digunakan untuk menghasilkan pendapatan, saat itu pula unexpired menjadi expenses.
  • Beban sebagai biaya kadaluarsa karena upaya menghasilkan pendapatan, diakui pada periode yang sama dengan pendapatan yang diupayakan tersebut. 

Menekankan pengakuan pendapatan harus ditandingkan dengan beban terkait dalam satu periode yang sama.

 

  

 

Prinsip Pengungkapan Penuh

 

  • Tujuan:
    • untuk menyediakan informasi yang memungkinkan guna memprediksi jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan
  • Kepatuhan prinsip ini dapat terlihat dari laporan keuangan yang disajikan secara penuh, wajar, dan memadai.
    • Artinya: sifat dan jumlah informasi yang dimasukkan dalam laporan keuanga mencerminkan serangkaian trade off penilaian sebagai kumpulan dari kejadian ekonomi yang mempengaruhi perusahaan.

3 Comments »

  1. Tommy said

    tq ya , sangat membantu dalam membuat tugas

  2. tika said

    terimakasih bu.. membantu saya mengingat teori dulu

  3. lana said

    greaattt…….acc

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: